Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Rapat Pleno IKI 2013

Pembina dan Pengurus IKI

Pengurus Institut Kewarganegaraan Indonesia telah melaksanakan program kerja tahunan yang telah disahkan sejak November 2012. Sebagaimana telah ditentukan, di akhir tahun 2013 ini pengurus telah melaksanakan Rapat Pleno dihadiri seluruh organ yayasan, yakni pembina, pengawas, dan pengurus guna melakukan evaluasi terhadap keseluruhan program kerja 2013 dan mendapatkan masukan mengenai rancangan program kerja 2014.

Rapat Pleno IKI dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Desember 2013 bertempat di Wisma Indocement Lantai 21 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 75-77 Jakarta. Dibuka langsung oleh Ketua Umum Drs. H. Slamet Effendy Yusuf, M.Si yang memaparkan tentang capaian-capaian IKI selama satu tahun menjalankan program kerja. Ia menyampaikan bahwa  sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Garis Besar Program Kerja IKI 2012-2013, program kerja dibagi dalam dua cakupan yakni program internal dan eksternal.

Program Internal meliputi konsolidasi internal IKI melalui kegiatan Rapat Pengurus dua bulan sekali, dan Rapat Lengkap tiga bulan sekali, selain itu juga menggerakkan roda organisasi terutama melalui aktivitas kesekretariatan. Sementara program eksternal meliputi sosialisasi, advokasi dan kampanye dalam upaya penyelesaian masalah kewarganegaraan dan kependudukan serta penghapusan diskriminasi ras dan etnis, penerbitan buku, pengkajian masalah kewarganegaraan dan kependudukan, serta komunikasi intensif dan kerjasama dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah.

Pembina menyatakan menerima dan memberi apresiasi kepada pengurus yang dinilai telah bekerja keras apabila melihat capaian yang telah diperoleh pada tahun 2013. Salah satu yang penting menurut Pembina adalaha terjadinya perubahan UU Adminduk yang membebaskan biaya bagi seluruh pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan serta berlakunya stelsel aktif bagi negara.  Mengenai rencana kerja IKI 2014, Pembina diantaranya Bapak Osbert Lyman dan Murdaya Widyawimartha Poo yang juga hadir bersama wakil bendahara yakni Karuna Murdaya, menggarisbawahi pentingnya kegiatan untuk menginventarisir berbagai peraturan perundangan yang masih diskriminatif dan rencana pengurus menyangkut kurikulum pendidikan kewarganegaraan.

Ketua I, Franky Welirang menyatakan bahwa “persoalan tersisa terkait kewarganegaraan dan kependudukan perlu mendapatkan perhatian serius, terutama orang-orang ataupun anak turunan dari mereka yang pernah terdampak oleh kebijakan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 1959 tentang Larangan Bagi Usaha Perdagangan Kecil dan Eceran yang Bersifat Asing Di Luar Ibukota Daerah Swatantra Tingkat I Dan II Serta Karesidenan. Kita harus dorong penyelesaian yang tuntas dan komprehensif.” Ujarnya.

Rapat akhirnya ditutup dengan kesimpulan diterimanya laporan akhir tahun yang telah disusun pengurus, dan ditetapkannya rancangan program kerja pengurus IKI 2014 setelah mendapatkan penajaman dan penyempurnaan dari Pembina. Semoga 2014 menjadi tahun penuh kreativitas dan karya monumental bagi Institut Kewarganegaraan Indonesia, untuk senantiasa mendorong terciptanya pelayanan publik yang adil dan tanpa diskriminasi bagi seluruh kelompok, terwujudnya tertib Adminduk dan kesetaraan, kesamaan, serta kesatuan seluruh anak bangsa. (esa) 

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
10 + 10 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Suasana perekaman KTP Elektronik di Blora pada masa pandemi
New Normal Perekaman KTP
Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).