Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Pelatihan Relawan & Sosialiasi masalah kewarganegaraan dan kependudukan

Sebagaimana masih adanya permohonan Penegasan Kewarganegaraan Indonesia yang masuk ke Kementrian Hukum & HAM, Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) merasa prihatin, karena masalah kewarganegaraan seharusnya sudah tuntas dan tidak perlu lagi ada proses melalui mekanisme penegasan dari Kemenkum-HAM bagi WNI, seiring terbitnya Undang Undang No 12/2006 tentang Kewarganegaraan RI, Undang Undang No 23/2006 jo No Undang Undang 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan, dan Undang Undang No 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Namun dalam praktiknya hingga detik ini masih saja ada prosedur yang menyulitkan dan memberatkan masyarakat untuk memperoleh Hak-hak kewarganegaraannya.
 
Pada tanggal 10-12 Juli 2018 IKI yang diwakili oleh para peneliti (Swandy Sihotang, Eddy Setiawan, dan Prasetyadji) melakukan sosialisasi masalah kewarganegaraan dan Administrasi kependudukan, sekaligus melakukan pelatihan kepada sukarelawan yang akan membantu masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan di wilayah Kab. Tegal.
 
Ditemukan informasi, bahwa masih adanya persyaratan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI) lebih banyak dilakukan oleh oknum biro jasa dalam pengurusan paspor. Kenyataan inilah yang mempersulit warga Tionghoa dalam hal pengurusan akta kelahiran, setelah dilakukan penjelasan dan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No 9/2016, maka Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dapat dipergunakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kab Tegal sebagai solusi bagi pengurusan dokumen-dokumen kependudukan. Dengan diterimanya SPTJM Kebenaran Kelahiran, maka diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang selama ini dihadapi warga masyarakat.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut adalah jajaran Dukcapil Kab Tegal, perwakilan dari Organisasi Lintas Agama dan Kepercayaan, Forum Silaturahmi Nusantara, PMII, Ansor, IPPNU, dan berbagai organisasi masyarakat Tionghoa Kab Tegal. (adj)

Add new comment

Plain text

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
1 + 0 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.

Berita

Suasana perekaman KTP Elektronik di Blora pada masa pandemi
New Normal Perekaman KTP
Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).