Kita Satu, Kita Sama, Kita Setara, Satu Tujuan: Indonesia

Sekapur Sirih

 

TRADISI REFLEKSI AKHIR TAHUN

Tanpa terasa waktu telah berada di penghujung tahun 2013. Telah menjadi kelaziman yang positif di tengah  masyarakat, setiap menjelang pergantian tahun, dilakukan refleksi dan evaluasi terhadap kondisi kehidupan menyangkut bidang-bidang tertentu  yang menjadi titik perhatian suatu kelompok masyarakat. Berbekal catatan  refleksi dan evaluasi tersebut disusunlah catatan rekomendasi dan saran tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh pihak-pihak, para pemangku kepentingan, agar kondisi bidang-bidang yang disoroti berkembang menjadi lebih baik di tahun mendatang.

IKI, sesuai dengan misi dan core garapan yang ditangani, memberikan titik perhatian pada bidang dan masalah kewarganegaraan dan kependudukan, sebagai bahan renungan dan refleksi akhir tahun. Sepanjang waktu selama setahun terakhir ini IKI telah melakukan interaksi intensif, baik dalam bentuk interaksi gagasan, interaksi fisik maupun interaksi sosial, dengan persoalan kewarganegaraan dan kependudukan yang terjadi atau dialami sebagian warga bangsa.

Melalui korespondensi dengan beberapa kepala daerah di  Tanah Air, kunjungan lapangan ke sejumlah daerah, diskusi terbatas dengan para pemerhati dan praktisi masalah kewarganegaraan dan kependudukan, mengkaji produk legislasi, dan menerima laporan dari beberapa anggota masyarakat yang mengalami langsung seluk beluk mengurusi dokumen kewarganegaraan dan kependudukan, IKI sampai pada kesimpulan, setidaknya ada tiga aspek besar yang perlu pencermatan karena mempengaruhi akselerasi penanganan masalah kewarganegaraan dan kependudukan. Pertama, masalah sumber daya manusia dan aparat birokrasi yang memberikan pelayanan kepada warga negara. Kedua,  aspek regulasi yang menjadi basis implementasi dan kegiatan operasional di lapangan dan basis pembuatan kebijakan oleh pemerintah, baik di pusat maupun di daerah. Dan ketiga, adalah aspek dukungan fasilitasi, anggaran dan daya dukung lain untuk penanganan masalah kewarganegaraan dan kependudukan.

Nah, pada ketiga aspek itulah IKI secara berkala akan menyampaikan catatan refleksi dan evaluasi akhir tahun tentang kondisi penanganan masalah kewarganegaraan dan kependudukan di negeri ini, melalui website ini. Harapan kami, semoga setelah dilakukan refleksi dan evaluasi kritis terhadap aspek-aspek tersebut, terjadi perubahan signifikan dalam penanganan masalah kewarganegaraan dan kependudukan di negeri ini. Selamat mengikuti.

Berita

Suasana perekaman KTP Elektronik di Blora pada masa pandemi
New Normal Perekaman KTP
Peneliti Senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Prasetyadji bersama Staf IKI Indah Widiyani, Risma Nuraini dan Yesaya sedang membantu pengisian berkas permohonan akta kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Sekretariat IKI Wisma46 Lantai 14 Kota BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1 Jakarta, untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi DKI Jakarta. 4/2/2020.
Lahir dan Besar di Panti Asuhan
Sapto BW didampingi Sofian mewakili Dinas Dukcapil Propinsi DKI Jakarta menyerahkan akta kelahiran warga pemulung kepada Peneliti IKI Swandy Sihotang didamping Prasetyadji, di Jakarta 28/1/2020.
IKI Dukung Disdukcapil DKI Jakarta Fasilitasi Komunitas Pemulung & Anak Jalanan
Sekjen MPR RI Apresiasi IKI Terbitkan Buku Risalah Pembentukan UU Kewarganegaraan
Begini Cara Kerja Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

Copyright © 2016.Institut Kewarganegaraan Indonesia, Wisma 46, Lantai 14, Ruang 14-16, Kota BNI, Jl Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat (10220).